#10DaysKampusFiksiWrittingChallenge-Day 8
"Sebenarnya Vina itu..."
Challenge kali ini adalah menceritakan tentang 5 fakta tentang aku yang kamu (pembaca) merasa bahwa aku adalah kebalikannya. Meskipun orang-orang terdekat pasti tahu bagaimana aku yang sebenarnya. Ini aku yakin sekali.
1. Terlihat Pendiam dan Kalem
Beberapa orang yang tidak kenal atau tidak akrab, pasti merasa bahwa aku pendiam. Tapi sebenarnya benar-benar pendiam kok. Lebih banyak diam dan lebih suka diam. Loh, sesuai fakta dong, Vin.
Nah, kalau ingin tahu, ajak Vina ngobrol. Bisa ketahuan ke-ceriwis-an yang kadang menjengkelkan. Sebenarnya diam itu untuk pencitraan dan proteksi diri karena si mulut suka sekali mengeluarkan kata-kata yang makjleb dan susah dikontrol. Kecuali pada orang-orang terdekat yang mengerti kalau kata-kata spontan yang jahat itu cuma bercanda, aku berani muncul jadi sosok Vina yang sebenarnya.
Merantau sejak SMA, berani pergi-pulang dari Rembang, Jogjakarta, atau Surabaya ke Tanjung batu sendiri, 2014 nekat ke Pare, Kediri, sendiri padahal belum pernah ke sana sebelumnya, naik bis Surabaya-Rembang sendiri yang nyampe Rembang jam 2 pagi demi bisa bertemu bapak, daftar-daftar itu terlihat kalau aku adalah wanita mandiri dan pemberani, kan?
Nggak, meskipun begitu, aku adalah anak pertama yang manjanya bisa melebihi anak-anak mamak dan bapak yang lain. Manjanya kalau pas sama mamak dan bapak saja, kok. Sebagai anak rantauan yang jarang pulang, tentu pengen bisa manja-manja. Setiap pulang, selalu minta tidur dengan mamak.
Beberapa teman dekatku juga tahu, gimana aku suka tetiba ngelendot di bahu mereka (ini yang perempuan saja, lo) atau minta tolong hal-hal sepele, seperti buka tutup botol, ngancingin baju, atau nemenin ke toilet di kampus.
3. Terlihat Gampang Sakit
Aku juga tidak tahu kenapa aku selalu terlihat pucat, padahal aku baik-baik saja. Mungkin karena aku tidak pernah pakai lipstik, hehehehe. Alhamdulillah aku jarang sakit, paling cuma fatigue, kelelahan.
Pernah dalam satu hari sampai tiga orang yang tanya,"Pucat banget, Vin. Sakit?"
Karena aku merasa baik-baik saja, aku jawab,"Nggak kok, mungkin lipstikku sudah pudar."
😅 Padahal hari itu aku nggak pakai lipstik.
4. Terlihat Pintar
Ini mungkin karena kaca mata minus 5 yang sudah aku pakai sejak kelas 6 SD makanya terlihat pintar. Tapi sebenarnya aku butuh berkali-kali baca untuk memahami sesuatu dan akan cepat lupa dan harus baca ulang supaya bisa ingat lagi.
Kuliah di Unair ini, membuatku merasa sangat tidak tahu apa-apa dan perlu banyak membaca. Apalagi aku cukup kesulitan menguasai materi yang bertumpuk-tumpuk sehingga IP ku belum cukup baik meskipun Alhamdulillah sementara sudah berada di standar untuk melamar pekerjaan.
5. Terlihat Sangat Solihah
Huhuhu. Sebenarnya aku sedang belajar untuk menjaga tingkah lakuku tetapi terasa sulit sekali. Penampilanku itu, sungguh, bukan pencitraan. Hanya sedang belajar supaya bisa menjadi muslimah yang beriman dan bertakwa. Supaya aku malu bila ingin bertingkah macam-macam, jilbab yang aku gunakan itu, sebagai pengingat setiapku mulai lepas kontrol. Karena sebenarnya aku masih suka tertawa lebar, bercanda dengan kawan-kawan yang laki-laki, masih sering tidak sholat tepat waktu, masih belum istiqomah sholat duha dan puasa sunah, masih malas bangun untuk sholat malam, masih belum bisa menjaga tingkah laku dan omongan.
Surabaya, 26 Januari 2017



No 1 dan 5 kita samaan, selalu dipandang begitu. Nomer 5 nya lupa kutulis juga di blog wkwk. Kujuga sedih dianggap alim gitu, padahal aslinya mah agama masih cetek. ;((
ReplyDeleteiyaaa.... mari semua anggapan dianggap sebuah doa fa...
DeletePendiam. Bener. Waktu sma kita (hampir) nggak pernah ngobrol. Aku kenal kamu gara-gara tulisanmu, vin.
ReplyDeletehhhahai... iya... bener-bener... cuma beberapa kali, hmmmm
Delete