#10DaysKampusFiksiWrittingChallenge-Day3
"5 hal yang ingin dicapai pada tahun 2017"
Sejujurnya, aku telah menulis 14 list resolusi atau target pencapaian di tahun 2017 ini. Tapi disuruh milih 5 aja kok rasanya susah, ya. Padahal nulis yang 14 saja mudah sekali rasanya. Ehehehehe
Baiklah. 5 Keinginan utama yang ingin sekali bisa terwujud di tahun ini adalah
Khatam Al-Qur'an setidaknya 40 hari sekali
Kenapa 40 hari? Kalau mau one day one juz, harusnya kan 30 hari? Karena wanita itu istimewa, 40 hari itu sudah dijumlah dengan hari kemungkinan halangan. Alhamdulillah, sekarang sudah ikut di komunitas ODOJ yang selalu memberi motivasi untuk bisa ngaji satu juz per hari. Meskipun harus berjuang melawan rasa malas, ngantuk, atau tidak fokus karena ditengah-tengah ngaji ingin melakukan hal lain.
Magang di Perusahaan dengan Program K3 yang sudah baik
Pengalaman magang waktu d3 cukup memberi pelajaran berharga. Intinya harus cari tempat magang yang bagus biar ilmunya dapat diserap. Yah, mungkin teman-teman tau perusahaan di Jawa Timur atau Jawa Tengah yang mau nerima anak magang, bisa menghubungi aku, ya... *malah promosi diri*
Skripsi lancar dan lulus S1 Desember 2017
Aku mohon dengan sangat aminkan dengan khusyuk capaian yang satu ini. Tidak ada yang tidak mungkin. Tapi entah kenapa melihat kawan-kawan yang telah berada pada tahap ini sepertinya skripsi itu mengerikan sekali. Sebagai mahasiswa yang belum pernah mencicipinya, jadi sedikit khawatir, begitu. Semoga semua dilancarkan. Amin.
Travelling ke luar Indonesia
Punya passpor tapi masih sepi dari cap itu rasanya sedih. Hiks. Yaa, karena memang tidak bisa jauh-jauh dari Surabaya. Sepertinya Surabaya lagi sayang-sayangnya sama Vina. Bukan hanya Surabaya, tugas kuliah juga seperti tidak rela melepasku pergi, bahkan sekadar pulang ke Tanjungbatu. Rencananya, pulang Tanjungbatu mau lewat Singapura. InSyaAllah. Semoga libur lebaran nanti bisa pulang.
Ditemukan olehmu
Tolong jangan senyum-senyum sendiri dengan pencapaian terakhir ini. Ini ditulis setelah berpikir lama sekali, lo. Karena sejujurnya aku tidak menargetkan harus menikah tahun ini. Tapi ada keinginan untuk ditemukan olehnya-yang masih dirahasiakan namanya oleh Allah-. Hmmmm... Maksudnya yang ditemui itu orang tuaku. Usia 23 memang telah aku tergetkan untuk mulai menimbang proposal yang masuk. Meskipun konsekuensinya lebih berat. Karena aku masih kuliah dan belum bekerja, tentu saja biaya hidup dan kuliahku harus menjadi tanggungan suamiku bila menikah di tahun ini. Tunggu, memang sudah ada lelaki yang mau? Ahahahai... Belum. Doakan saja, ya 😆😆
Surabaya, 20 Januari 2017



Tidak hanya ditemukan, dihalalkan juga tak apa. Dedek pasti bahagia bang kalo skripsi ditemenin abang 😋😉😍
ReplyDeleteDoain mbak dilaaaa hihihi
ReplyDelete