me and my foolish
"Mbak, nanti kita minta jemput di Lempuyangan aja ya?" SMS adikku Viki.. Kebetulan, kita berada di angkatan yang sama di kampus fiksi 10, yang diadakan oleh Penerbit Diva Pres.
"Oke" Jawabku. Posisiku yang sedang ngampus membuatku begitu nggak nggagas sms dari Viki itu.
Aku baru tiba di kos pukul 7 malam dan langsung kepikiran sama sms Viki. "Memangnya emailnya udah dibalas ye Ki?" Tanyaku melalui sms.
Aku teringat syarat-syarat yang aku kirim tanggal 7 lalu dan belum ada balasan.
"Iye, mbak belum?"
"Belum, jangan-jaaangaaan"
Firasatku memang tak enak. Pendaftaran kampus fiksi setahun yang lalu, aku menggunakan dua cerpen yang berbeda. Aku takut salah menuliskan judul cerpenku.
"Coba cek diwebnya, ada itu judul cerpennya" Saran Viki.
Aku langsung tepok jidat. Kenapa aku begitu teledor, seharusnya aku cek web kampus fiksi. Lihat judul apa yang masuk, baru melengkapi persyaratan.
Dengan hati berdebar-debar aku membuka web kampusfiksi. Jaringan internet yang lola membuat pikirku semakin tak karuan. Ini sudah pukul 9 malam dan hujan. Kalau aku salah kirim judul cerpen, aaaaak.. Alamatlah ini.
Dan ternyata. Eng Ing Eng.. Dedek salah judul cerpen kakaaaaaak :-( huhuhuhu
Dengan secepat kilat, aku mengetuk kamar April (Thanks and I'm really Sorry beb, I Love You So Much), memintanya menemaniku ke potocopian, untuk ngeprint dan scan surat pernyataan itu. Dengan menggunakan jas hujan, aku dan April menerobos hujan. Mana ada pengalihan jalur. Aku panik, deg-degkan. Alhamdulillah, potocopian langgananku masih ready (Thanks Shofwan 2, dan mas yang jaga. Maaf ganggu, padahal lagi ngegame).
Akhirnya aku lega.. Sekarang aku deg-degkan lagi.. Kira-kira dibalas nggak yaa emailku :-) Soalnya hari ini deadlinenya :'( aaaaaaak... Generasi deadline....
Seandainya nggak, mungkin KF10 memang bukan rezeki aku...
:) :)
"Oke" Jawabku. Posisiku yang sedang ngampus membuatku begitu nggak nggagas sms dari Viki itu.
Aku baru tiba di kos pukul 7 malam dan langsung kepikiran sama sms Viki. "Memangnya emailnya udah dibalas ye Ki?" Tanyaku melalui sms.
Aku teringat syarat-syarat yang aku kirim tanggal 7 lalu dan belum ada balasan.
"Iye, mbak belum?"
"Belum, jangan-jaaangaaan"
Firasatku memang tak enak. Pendaftaran kampus fiksi setahun yang lalu, aku menggunakan dua cerpen yang berbeda. Aku takut salah menuliskan judul cerpenku.
"Coba cek diwebnya, ada itu judul cerpennya" Saran Viki.
Aku langsung tepok jidat. Kenapa aku begitu teledor, seharusnya aku cek web kampus fiksi. Lihat judul apa yang masuk, baru melengkapi persyaratan.
Dengan hati berdebar-debar aku membuka web kampusfiksi. Jaringan internet yang lola membuat pikirku semakin tak karuan. Ini sudah pukul 9 malam dan hujan. Kalau aku salah kirim judul cerpen, aaaaak.. Alamatlah ini.
Dan ternyata. Eng Ing Eng.. Dedek salah judul cerpen kakaaaaaak :-( huhuhuhu
Dengan secepat kilat, aku mengetuk kamar April (Thanks and I'm really Sorry beb, I Love You So Much), memintanya menemaniku ke potocopian, untuk ngeprint dan scan surat pernyataan itu. Dengan menggunakan jas hujan, aku dan April menerobos hujan. Mana ada pengalihan jalur. Aku panik, deg-degkan. Alhamdulillah, potocopian langgananku masih ready (Thanks Shofwan 2, dan mas yang jaga. Maaf ganggu, padahal lagi ngegame).
Akhirnya aku lega.. Sekarang aku deg-degkan lagi.. Kira-kira dibalas nggak yaa emailku :-) Soalnya hari ini deadlinenya :'( aaaaaaak... Generasi deadline....
Seandainya nggak, mungkin KF10 memang bukan rezeki aku...
:) :)


Comments
Post a Comment